Peta Persaingan Sinetron Jilid IV (2014): RCTI Versus SCTV Bagian 1 “Ganteng-Ganteng Serigala Bertakhta”

By amad - January 18, 2020



Prime time Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) dan Surya Citra Televisi (SCTV) pada periode awal tahun 2014 belum stabil dan cenderung bagus di waktu-waktu tertentu. RCTI masih belum menemukan performa yang bagus untuk slot early prime time dengan hadirnya sinetron Ayah Mengapa Aku Berbeda (AMAB) serta slot late prime time dengan hadirnya sinetron Pashmina Aisha (PA). SinemArt Productions yang memasok sinetron bagi RCTI hanya bisa mengandalkan Tukang Bubur Naik Haji The Series (TBNH The Series) di slot central prime time. SCTV masih konsisten bekerja sama dengan dua rumah produksi yang memasok sinetron mereka yaitu Screenplay Productions (SP) yang sebelumnya sukses dengan Diam-Diam Suka (DDS) dan Amanah Surga Productions (ASP) yang sebelumnya sukses dengan Emak Ijah Pengen ke Mekah (EIPKM).

Prime Time SCTV   

Formasi dua rumah produksi yang mengisi empat slot sinetron SCTV dengan pembagiannya yaitu ASP menempati slot sore/evening time (17.00 s.d. 18.30 WIB) dan slot late prime time (21.00 s.d. 22.30 WIB) sedangkan SP menempati slot early prime time (18.30 s.d. 19.45 WIB) dan slot central prime time (19.45 s.d. 21.00 WIB). Slot central prime time yang beberapa kali ditempati oleh sinetron produksi SP mengalami keterpurukan serta judul sinetron yang tayang tidak bertahan lama dan cenderung tamat kurang dari 25 episode. Terobosan baru digunakan SCTV dengan memberi kesempatan pada sinetron ASP untuk menempati slot central prime time. Sinetron terbaru yang diproduksi ASP berjudul Ganteng-Ganteng Serigala (GGS) dan mulai tayang pada hari Senin, 21 April 2014 pukul 19.45 s.d. 21.00 WIB.

*) Tentang Ganteng-Ganteng Serigala

GGS yang bergenre drama fantasi sukses menyita perhatian pemirsa setia SCTV sehingga membawa angin segar untuk slot central prime time miliknya. Cerita mengenai kisah cinta bangsa vampire dengan manusia serta konflik yang dihadirkan antara bangsa vampire dan bangsa serigala menjadi bumbu utama dalam setiap episode. GGS berhasil menguasai slot sepi milik SCTV dengan apik dan cenderung membawa perubahan yang signifikan jika dilihat dari perolehan rating dan share-nya.

Jajaran pemain utama GGS sangat familiar dan menjadi faktor utama lainnya yang membuat sinetron ini lebih dilirik daripada beberapa sinetron produksi SP yang tayang sebelumnya. Jessica Mila (Nayla), Kevin Julio (Tristan), dan Ricky Harun (Galang) yang telah lama terjun di dunia sinetron didapuk sebagai pemeran utama dalam sinetron ini. Hadirnya pemeran pendukung yang menyita perhatian generasi muda seperti Prilly Latuconsina (Sissy) dan Aliando Syarief (Digo) juga tak kalah pentingnya. Pemeran pendukung yang pada awalnya merupakan unsur kelengkapan dalam sebuah sinetron beralih menjadi pusat perhatian dalam setiap penayangan GGS.
           
Poster Ganteng Ganteng Serigala (wikipedia)
           
Prilly dan Aliando seakan-akan menjadi magnet dan kiblat generasi muda pada masanya. Kisah cinta mereka di dalam sinetron pun menjadi sorotan utama sehingga daya tarik sinetron ini pun beralih kepada scene yang dibintangi oleh mereka. Mereka berdua pun mendapatkan penghargaan sebagai pasangan selebriti paling romantic Infotainment Awards 2015. Ketenaran Prilly Latuconsina tak berhenti begitu saja, ia pun mencapai puncak karier sinetronnya setelah berhasil membawa pulang piala Panasonic Gobel Awards (PGA) tiga kali berturut-turut pada tahun 2015, 2016, dan 2017 sebagai aktris terfavorit.

*) Tentang Amanah Surga Productions

ASP merupakan rumah produksi yang menginisiasi hadirnya GGS di layar ‘SCTV Sinetron’. Kehadiran ASP pada mulanya hanya sebagai rumah produksi yang membuat Film Televisi (FTV) atau sinetron dan dipasok ke Indosiar Visual Mandiri (IVM), karyanya pun tak banyak dikenal khalayak ramai. Sinetron produksi ASP mulai masuk ke SCTV yang merupakan stasiun televisi utama milik Elang Mahkota Teknologi (EMTEK Group) sejak Senin, 1 Juli 2013 dengan judul Emak Ijah Pengen ke Mekah (EIPKM) dan berada di slot late prime time. Sinetron pertamanya tersebut lumayan mendapatkan perhatian pemirsa SCTV dan berlanjut ke karya kedua berjudul ABG Jadi Manten (ABGJM) yang tayang di slot sore (evening time) sejak Senin, 3 Maret 2014.

Logo Amanah Surga Productions (Wikipedia)

Kedua sinetron utama milik ASP masih bertahan tayang ketika GGS tayang perdana, hal itu membuktikan jika ASP membawa perubahan yang signifikan bagi SCTV. ASP pun dipercaya menghuni tiga slot sinetron milik SCTV berkat ketenaran GGS yang menjadi tontonan nomor 1 di Indonesia. GGS juga membawa dampak baik bagi ketiga sinetron SCTV yang sedang tayang, rating dan share mereka perlahan naik sejak kemunculannya. Formasi empat slot ‘SCTV Sinetron’ yang tayang pada saat bersamaan dengan hadirnya GGS terdapat pada tabel di bawah ini:

Tabel 1. Empat slot tayang sinetron SCTV (Sejak Senin, 21 April 2014)
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Jam Tayang
Jenis Slot Tayang
Productions House
Judul Sinetron
1.
17.00 – 18.30
Evening Time
Amanah Surga Productions
ABG Jadi Manten
2.
18.30 - 19.45
Early Prime Time
Screenplay Productions
Diam-Diam Suka
3.
19.45 – 21.00
Central Prime Time
Amanah Surga Productions
Ganteng-Ganteng Serigala
4.
21.00 – 22.30
Late Prime Time
Emak Ijah Pengen ke Mekah

*) Rating ‘SCTV Sinetron’

Kedua sinetron yang tayang di SCTV mengalami kenaikan yang signifikan pada bulan Juni 2014. Rating yang didapatkan oleh GGS pada periode bulan Juni 2014 membuktikan jika sinetron tersebut sering berada di peringkat 1 program paling banyak ditonton di Indonesia. Hal ini membuktikan jika GGS berhasil menempati slot tayang central prime time SCTV (berada pada rentang waktu pukul 19.00 s.d. 21.00 WIB). Data tersebut sebagai berikut:

Tabel 2. Rating dan Share GGS periode 9 s.d. 27 Juni 2014
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Hari, Tanggal
Peringkat
Rating
Share
1.
Senin, 9 Juni 2014
1
5,3
24,2 %
2.
Selasa, 10 Juni 2014
1
6,4
26,2 %
3.
Rabu, 11 Juni 2014
1
6,5
28,5 %
4.
Kamis, 12 Juni 2014
1
5,6
25,3 %
5.
Jumat, 13 Juni 2014
1
5,7
23,3 %
6.
Sabtu, 14 Juni 2014
1
5,5
25,0 %
7.
Minggu, 15 Juni 2014
1
5,7
23,4 %
8.
Senin, 16 Juni 2014
1
6,5
28,1 %
9.
Selasa, 17 Juni 2014
1
6,8
27,8 %
10.
Kamis, 19 Juni 2014
1
6,9
28,7 %
11.
Sabtu, 21 Juni 2014
1
6,7
31,3 %
12.
Minggu, 22 Juni 2014
2
5,2
24,5 %
13.
Senin, 23 Juni 2014
1
6,6
26,5 %
14.
Jumat, 27 Juni 2014
2
5,7
22,8 %
Rata-rata
6,08
26,11 %

Keterangan:
*) Warna kuning menunjukkan peringkat, angkat rating, dan angka share tertinggi.

Tabel di atas menunjukkan jika dari 14 hari data yang masuk, 12 kali GGS menempati peringkat 1 dengan rating tertinggi pernah mencapai angka 6,9 dan share tertinggi pernah mencapai angka 31,4 %.

Rating yang didapatkan oleh GGS membawa dampak baik untuk sinetron Diam-Diam Suka (DDS) pada periode bulan Juni 2014. Hal ini membuktikan jika kenaikan rating dan share yang diraih oleh DDS didapatkan berkat ketenaran GGS yang menjadi tontonan nomor 1 di Indonesia. DDS yang tayang sebelum GGS pada slot early prime time (berada pada rentang waktu pukul 18.00 s.d. 19.00 WIB) sempat berada di peringkat 2 (Selasa, 10 Juni 2014). Data tersebut sebagai berikut:

Tabel 3. Rating dan Share DDS periode 10 s.d. 27 Juni 2014
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Hari, Tanggal
Peringkat
Rating
Share
1.
Selasa, 10 Juni 2014
2
4,0
19,2 %
2.
Rabu, 11 Juni 2014
6
3,5
18,3 %
3.
Kamis, 12 Juni 2014
3
3,6
22,1 %
4.
Jumat, 13 Juni 2014
3
3,9
18,8 %
5.
Sabtu, 14 Juni 2014
4
3,0
17,0 %
6.
Minggu, 15 Juni 2014
3
3,9
19,0 %
7.
Senin, 16 Juni 2014
4
3,6
20,0 %
8.
Selasa, 17 Juni 2014
3
4,4
20,3 %
9.
Kamis, 19 Juni 2014
3
4,4
21,4 %
10.
Sabtu, 21 Juni 2014
3
3,4
19,1 %
11.
Minggu, 22 Juni 2014
5
2,7
16,2 %
12.
Senin, 23 Juni 2014
3
5,0
22,4 %
13.
Jumat, 27 Juni 2014
7
3,3
15,5 %
Rata-rata
3,75
19,18 %

Keterangan:
*) Warna kuning menunjukkan peringkat, angkat rating, dan angka share tertinggi.

Tabel di atas menunjukkan jika dari 13 hari data yang masuk, DDS pernah satu kali menempati peringkat 2 dengan rating tertinggi pernah mencapai angka 5,0 dan share tertinggi pernah mencapai angka 22,4 %.

Emak Ijah Pengen ke Mekah (EIPKM) yang satu rumah produksi dengan GGS mendapatkan keuntungan yang sama dengan DDS. Rating yang didapatkan oleh EIPKM pada periode bulan Juni 2014 terbilang lumayan bagus untuk slot tayang late prime time (berada pada rentang waktu pukul 21.00 s.d. 22.30 WIB). Hal ini membuktikan jika membaiknya rating dan share yang diraih oleh EIPKM didapatkan karena tayang tepat setelah GGS. EIPKM yang tayang paling akhir pernah berada di peringkat 3 program paling banyak ditonton pada hari Selasa, 10 Juni 2014. Data tersebut sebagai berikut:

Tabel 4. Rating dan Share EIPKM periode 9 s.d. 23 Juni 2014
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Hari, Tanggal
Peringkat
Rating
Share
1.
Senin, 9 Juni 2014
18
2,0
14,6 %
2.
Selasa, 10 Juni 2014
3
3,9
17,9 %
3.
Rabu, 11 Juni 2014
17
2,0
13,7 %
4.
Kamis, 12 Juni 2014
5
3,3
15,9 %
5.
Jumat, 13 Juni 2014
4
3,7
16,2 %
6.
Selasa, 17 Juni 2014
4
3,4
17,0 %
7.
Kamis, 19 Juni 2014
4
3,8
18,6 %
8.
Minggu, 22 Juni 2014
6
2,7
14,6 %
9.
Senin, 23 Juni 2014
4
3,2
17,0 %
Rata-rata
3,1
16,17 %

Keterangan:
*) Warna kuning menunjukkan peringkat, angkat rating, dan angka share tertinggi.

Tabel di atas menunjukkan jika dari 9 hari data yang masuk, tujuh kali EIPKM berada pada kisaran 10 besar program paling banyak ditonton di Indonesia dengan rating tertinggi pernah mencapai angka 3,9 dan share tertinggi pernah mencapai angka 18,6 %.

Prime Time RCTI

Catatan Hati Seorang Istri (CHSI) hadir di RCTI mulai hari Senin, 9 Juni 2014 menempati slot central prime time pukul 20.15 WIB. Perolehan rating yang didapatkan oleh sinetron RCTI sebelum CHSI seperti Ayah Mengapa Aku Berbeda (AMAB), Pashmina Aisha (PA) belum dapat menyamai ketenaran Tukang Bubur Naik Haji The Series (TBNH The Series). TBNH The Series masih menjadi tumpuan utama RCTI untuk 10 besar program paling banyak ditonton di Indonesia. Kemunculan CHSI sedikit membantu RCTI yang berjuang dan berkomepetisi dengan SCTV yang sama-sama identik dengan stasiun televisi penayang sinetron.

CHSI yang tayang tepat setelah TBNH The Series mendapatkan perhatian yang lumayan dari pemirsa setia Layar Drama Indonesia di RCTI. CHSI sempat menempati peringkat 1 program paling banyak ditonton di Indonesia sebanyak dua kali dengan perolehan rating tertinggi pernah mencapai angka 5,9 dan share tertinggi pernah mencapai angka 26,0 %. Data tersebut seperti pada tabel di bawah ini:

Tabel 5. Rating dan Share CHSI periode 9 s.d. 27 Juni 2014
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Hari, Tanggal
Peringkat
Rating
Share
1.
Senin, 9 Juni 2014
3
4,0
16,1 %
2.
Selasa, 10 Juni 2014
4
3,4
13,8 %
3.
Rabu, 11 Juni 2014
3
4,5
17,4 %
4.
Kamis, 12 Juni 2014
4
3,4
15,4 %
5.
Jumat, 13 Juni 2014
2
4,7
19,2 %
6.
Sabtu, 14 Juni 2014
2
5,3
22,3 %
7.
Minggu, 15 Juni 2014
2
4,9
18,4 %
8.
Senin, 16 Juni 2014
2
5,3
21,3 %
9.
Selasa, 17 Juni 2014
2
4,9
20,1 %
10.
Kamis, 19 Juni 2014
2
4,6
19,2 %
11.
Sabtu, 21 Juni 2014
2
5,7
26,0 %
12.
Minggu, 22 Juni 2014
1
5,4
21,0 %
13.
Senin, 23 Juni 2014
2
5,4
21,4 %
14.
Rabu, 25 Juni 2014
2
5,2
20,9 %
15.
Kamis, 26 Juni 2014
2
5,2
20,5 %
16.
Jumat, 27 Juni 2014
1
5,9
22,5 %
Rata-rata
4,86
19,72 %

Keterangan:
*) Warna kuning menunjukkan peringkat, angkat rating, dan angka share tertinggi.

CHSI membawa angin segar di tengah ketatnya persaingan sinetron RCTI melawan GGS yang masih kuat berada pada peringkat 1 program sinetron Indonesia.

Kehadiran CHSI menggantikan TBNH The Series yang dominansinya mulai melemah di 10 besar program televisi di Indonesia. TBNH The Series hanya sekali menempati peringkat 3 pada bulan Juni 2014 dengan perolehan rating tertinggi pernah mencapai angka 4,0 dan share tertinggi pernah mencapai angka 19,2 %. Data tersebut seperti pada tabel di bawah ini:

Tabel 6. Rating dan Share TBNH The Series periode 9 s.d. 27 Juni 2014
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Hari, Tanggal
Peringkat
Rating
Share
1.
Senin, 9 Juni 2014
7
3,2
13,1 %
2.
Selasa, 10 Juni 2014
5
3,2
15,2 %
3.
Rabu, 11 Juni 2014
7
2,9
14,4 %
4.
Kamis, 12 Juni 2014
8
2,6
13,6 %
5.
Jumat, 13 Juni 2014
5
3,0
14,5 %
6.
Sabtu, 14 Juni 2014
3
3,1
16,2 %
7.
Minggu, 15 Juni 2014
5
3,0
14,1 %
8.
Senin, 16 Juni 2014
5
3,3
16,1 %
9.
Selasa, 17 Juni 2014
5
2,9
14,6 %
10.
Minggu, 22 Juni 2014
7
2,7
13,5 %
11.
Senin, 23 Juni 2014
6
2,8
14,6 %
12.
Rabu, 25 Juni 2014
5
3,3
15,4 %
13.
Kamis, 26 Juni 2014
5
3,1
13,8 %
14.
Jumat, 27 Juni 2014
4
4,0
19,2 %
Rata-rata
3,08
14,88 %

Keterangan:
*) Warna kuning menunjukkan peringkat, angkat rating, dan angka share tertinggi.

Komparasi Prime Time SCTV dan RCTI           

Persaingan empat slot sinetron RCTI dan SCTV terlihat sangat ketat, SCTV berhasil menghadirkan GGS yang bertahan di posisi puncak, sementara RCTI mengimbangi dengan menghadirkan CHSI untuk melawan GGS. Data kepemirsaan pada hari Selasa, 17 Juni 2014 menunjukkan jika performa sinetron RCTI masih kalah dengan sinetron SCTV jika dilihat dari peringkat serta perolehan rating dan share-nya. Perbandingan tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 7. Rating dan Share sinetron pada hari Selasa, 17 Juni 2014
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2020)
No.
Judul
Stasiun TV
Peringkat
Rating
Share
1.
Ganteng-Ganteng Serigala
SCTV
1
6,8
27,8 %
2.
Catatan Hati Seorang Istri
RCTI
2
4,9
20,1 %
3.
Diam-Diam Suka
SCTV
3
4,4
20,3 %
4.
Emak Ijah Pengen ke Mekah
SCTV
4
3,4
17,0 %
5.
Tukang Bubur Naik Haji
The Series
RCTI
5
2,9
14,6 %
6.
ABG Jadi Manten
SCTV
6
2,7
17,0 %
7.
Kau yang Berasal dari Bintang
RCTI
11
2,3
10,3 %
8.
Anak-Anak Manusia
RCTI
17
1,8
11,0 %

Tabel di atas dapat diidentifikasi sebagai berikut:
1). CHSI yang berada di peringkat 2 hanya mampu memperoleh angka share sebesar 20,1 % lebih rendah daripada share yang didapatkan oleh DDS yang berada di peringkat 3 dengan angka sebesar 20,3 %.
2). Keempat sinetron SCTV mampu meraih rating di atas angka 2,5 dan share di atas angka 15 %.
3). Tiga sinetron RCTI selain CHSI hanya mampu meraih share di bawah 15 %.

Hal ini menunjukkan bahwa sinetron SCTV pada periode tahun 2014 lebih unggu daripada sinetron RCTI melalui identifikasi tabel di atas dan berkat GGS yang sering berada di peringkat 1 dengan perolehan selama 12 kali dari 14 hari data yang masuk pada bulan Juni tahun 2014. Dominansi GGS pada bulan tersebut masih belum dapat dikalahkan oleh sinetron manapun termasuk CHSI yang hanya dua kali berada di peringkat 1 dari total 16 hari data yang masuk. (amd, 18/01/2020)


  • Share:

You Might Also Like

0 comments