Peta Persaingan Sinetron Jilid III (2013 s.d. 2014): Persaingan RCTI, SCTV, dan ANTV “Pesona Tukang Bubur Naik Haji The Series, Diam-Diam Suka, dan Mahabharata”
By amad - December 30, 2019
Rajawali
Citra Televisi Indonesia (RCTI), Surya Citra Televisi (SCTV), dan Andalas
Televisi (ANTV) bersaing melalui program drama series unggulan mereka yang tayang pada periode tahun 2013 s.d.
2014. RCTI unggul dengan Tukang Bubur
Naik Haji The Series (TBNH The Series)
yang memasuki 1 tahun masa penayangan. SCTV unggul dengan Diam-Diam Suka (DDS) yang
episode perdananya tayang pada hari Senin, 11 November 2013. ANTV unggul
melalui formula baru dengan menayangkan program drama series yang berasal dari India, judul pertama yang ditayangkan
adalah Mahabharata.
TBNH The Series rutin
menghiasi layar kaca pemirsa RCTI dengan durasi yang cukup panjang dalam
semalam. Berkat ketenaran dan keberhasilan acting
para pemerannya, TBNH The Series membius
para pemirsa serta mendapatkan perolehan rating
yang tinggi. Sementara itu, SCTV
tetap mempertahankan performa sinetron dengan genre percintaan remaja di
sekolah seperti DDS yang menempatkan Febby Rastanti, Dimas Anggara, dan Derby
Romero sebagai pemeran utamanya. Sedangkan Mahabharata menjadi tonggak
sejarah ANTV dalam menayangkan drama series India berhasil merangkak
naik dan perlahan memiliki penggemar setianya.
Layar Drama Indonesia di RCTI mendapatkan
pasokan tayangan sinetron dari SinemArt Productions yang berhasil
menghadirkan sinetron-sinetron sukses pada zamannya. Pada periode ini tayangan
sinetron di RCTI masih didominansi oleh TBNH The Series, selain judul
tersebut perolehan rating-nya termasuk standar dan cenderung kurang
baik. TBNH The Series sering menempati perolehan rating pertama
dari keseluruhan judul sinetron yang tayang di Indonesia. Pencapaian ini
merupakan hasil yang bagus dari ide awal untuk memproduksi kembali Film
Televisi (FTV) yang berjudul ‘Tukang Bubur Naik Haji’ ke dalam versi sinetron. Cerita
tentang keseharian tokoh utama yang berprofesi sebagai tukang bubur mudah
diterima oleh masyarakat Indonesia. sederhananya alur dan konflik serta
pendalaman karakter setiap tokohnya mampu menjadikan sinetron ini sebagai yang
paling laris pada zamannya.
Poster
Tukang Bubur Naik Haji The Series
(sinemart.com)
SCTV Sinetron yang tayang di 4 slot
utama masih didominansi oleh drama percintaan para remaja. Rumah produksi yang
bekerjasama dengan SCTV sangat beragam seperti Starvision, Screenplay
Productions, dan Amanah Surga Productions. DDS yang diproduksi oleh Screenplay
Productions menjadi judul yang paling diminati penonton setia SCTV Sinetron
dari ketiga judul lainnya. Hal ini disebabkan oleh adanya kesamaan kisah dan
konflik yang dialami penonton jika melihat alur cerita karakter utama DDS. Selain
kesamaan cerita, DDS juga menawarkan hal baru dari drama percintaan remaja
dengan hadirnya jargon-jargon dan lagu-lagu hits yang dikenal masyarakat luas
melalui ketenaran para pemainnya. Judul lagu ‘Sakitnya Tuh Disini’ merupakan
salah satu lagu yang paling identik dengan beberapa adegan di sinetron ini.
Lagu yang dinyanyikan oleh Cita Citata dimasukkan ke dalam cerita melalui Audi
Marissa yang memerankan karakter Nomnom Gowes. Hal ini menjadi daya tarik utama
bagi DDS yang pada akhirnya mampu bersaing dengan judul sinetron lain yang
memiliki rating tinggi di Indonesia.
Poster
Diam-Diam Suka (screenplayproductions.co.id)
ANTV memulai debutnya menayangkan
drama series India pada Senin, 17 Maret 2014 dengan judul Mahabharata
(MB) yang dibeli langsung dari saluran televisi Starplus di India. Judul ini menempati slot central prime time pukul 20.30 WIB
dan hadirnya selama 30 menit di awal-awal kemunculannya. MB mampu menarik
perhatian pecinta drama series India yang telah lama tak menyaksikan
judul-judul baru di layar kaca. Hal ini menjadi tonggak sejarah ANTV yang telah
bertranformasi sebagai televisi yang identik dengan tayangan drama series India.
Berkat ketenaran MB, durasi tayang pun diperpanjang menjadi 60 menit per
episode dalam semalam. Paras tampan dan cantik serta pendalaman karakter para
pemain MB menjadi daya tarik utama drama series ini. Hal inilah yang
mampu menempatkan MB ke dalam jajaran 10 program yang paling banyak ditonton di
Indonesia, bahkan mampu memuncaki perolehan rating program televisi di
Indonesia.
Poster
Mahabharata (twitter.com)
Kesuksesan
MB membuat ANTV sedikit demi sedikit naik dan berhasil menembus jajaran 5 stasiun
televisi paling banyak ditonton oleh pemirsa di rumah. ANTV menjadi stasiun televisi
sering menempati posisi puncak semenjak kehadiran MB. Kejelian dan konsistensi
dalam melakukan transformasi di tengah banyaknya stasiun televisi yang terpuruk
karena kehilangan para pemirsanya merupakan faktor utama ANTV dapat bersaing dengan
stasiun televisi unggulan lainnya. Fokus menayangkan drama series India juga merupakan perombakan segmentasi ANTV yang selama
ini masih sering berganti formula tayangan. Drama series India berhasil diterima kembali oleh masyarakat karena MB
membawa angin segar bagi ANTV. Hal inilah yang menjadi dasar utama ANTV berani
menghadirkan judul-judul drama series India
terbaru lainnya untuk memperkuat tayangan prime
time-nya.
Penjabaran di atas dapat menjadi
bukti sejarah pertelevisian Indonesia bahwa RCTI masih konsisten mempertahankan
pesona Tukang Bubur Naik Haji The Series, SCTV berhasil memperlihatkan
pesona Diam-Diam Suka, dan ANTV
berhasil memperkenalkan pesona Mahabharata.
Ketiga stasiun televisi tersebut bersaing secara sehat melalui
tayangan-tayangan unggulan mereka yang hadir pada prime time. (amd, 30/12/2019)




