Stripping: Ribuan Episode, 'Sinetron Sepanjang Masakah?'
By amad - September 24, 2019
Stripping telah menjadi strategi utama
suksesnya sebuah tayangan sinetron di Indonesia pada periode saat ini. Pola
penayangan tersebut membawa dampak baik bagi stasiun televisi penayang
sinetron. Beberapa dampak baik yang ditimbulkan karena suksesnya penayangan
suatu judul sinetron adalah panjangnya episode, rating yang tinggi, terkenalnya para pemain, hingga pemasangan
iklan yang banyak. Judul yang mendapat rating
tinggi akan bertahan penayangannya hingga membukukan beribu-ribu episode
untuk satu season-nya. Pola ini
sering terjadi pada penayangan sinetron di stasiun televisi seperti Rajawali
Citra Televisi Indonesia (RCTI), Surya Citra Televisi (SCTV), Indosiar Visual
Mandiri (IVM), Media Citra Nusantara Televisi (MNCTV) dan Andalas Televisi
(ANTV). Stasiun televisi tersebut masing-masing bekerjasama dengan rumah
produksi khusus yang memproduksi sinetron. Pasokan setiap episode sinetron akan
ditayangkan setiap harinya tergantung lama durasi yang ditetapkan oleh stasiun
televisi.
RCTI,
SCTV, MNCTV, dan ANTV merupakan stasiun televisi yang masih konsisten
menayangkan sinetron stripping hingga
sekarang. Tahun 2019, RCTI dan MNCTV masih aktif menayangkan sinetron yang
diproduksi oleh ‘MNC Pictures’; SCTV masih aktif bekerjasama dengan ‘SinemArt
Productions’ dan Starvision; sedangkan ANTV masih menerima pasokan sinetron
dari beberapa rumah produksi seperti ‘Tobali Putra Productions’, ‘Multivision
Plus’ dan ‘Verona Pictures Asia’. Beberapa rumah produksi yang sukses dan
berhasil menayangkan sinetronnya hingga mencapai lebih dari 1000 episode adalah
‘MD Entertainment’, ‘Tobali Putra Productions’, ‘MNC Pictures’, dan ‘SinemArt
Productions’.
SinemArt Productions kini bekerjasama
dengan SCTV dalam penayangan sinetronnya, dan merupakan rumah produksi yang
sukses memulai strategi ‘stripping’. Rumah produksi tersebut aktif memasok
sinetron di RCTI dan SCTV pada tahun 2004, kemudian SinemArt secara ekslusif hanya memasok sinetron untuk RCTI mulai
tahun 2008 hingga seterusnya. Saat berada di bawah naungan RCTI, SinemArt berhasil menghadirkan sinetron
yang sukses pada zamannya seperti ‘Putri yang Ditukar’, ‘Tukang Bubur Naik Haji
The Series’, ‘Catatan Hati Seorang Istri’, ‘7 Manusia Harimau’, ‘Anak Jalanan’,
dan ‘Anugerah Cinta’. Tahun 2017, SinemArt
pindah ke SCTV dan mulai aktif memproduksi sinetron baru untuk SCTV dengan
beberapa bintang yang sama dan mulai dikenal kala membintangi judul sinetron
mereka di RCTI, salah satu sinetron yang sukses tersebut berjudul ‘Anak
Langit’.
Gambar
1. Logo SinemArt Productions
(Sumber:
sinemart.com, diakses 24 September 2019)
MNC Pictures merupakan rumah produksi di
bawah naungan RCTI yang mulai melejit dikala berhasil menghadirkan sinetron
berjudul ‘Preman Pensiun’ yang sukses di tahun 2015. Berkat kesuksesan sinetron
‘Preman Pensiun’ yang berhasil di season pertamanya,
RCTI mulai memberikan kepercayaan lebih pada rumah produksi tersebut. MNC Pictures menghadirkan sinetron
komedi lainnya berjudul ‘Tukang Ojek Pengkolan’ di tahun yang sama dan meraih
kesuksesan hingga sekarang. Tahun 2017 merupakan perpindahan SinemArt dari RCTI ke SCTV, MNC Pictures pun berhasil menggantikan
dominansi SinemArt di RCTI dengan
keberhasilannya menghadirkan sinetron komedi berjudul ‘Dunia Terbalik’. ‘Dunia
terbalik’ pun masih eksis hingga sekarang, beberapa sinetron yang diproduksi
oleh MNC Pictures dan mampu
membukukan lebih dari 100 episode adalah ‘Tukang Ojek Pengkolan’, ‘Dunia
Terbalik’, Cahaya Hati’, dan ‘Cinta yang Hilang’. Selain aktif di RCTI, MNC Pictures
juga aktif memasok beberapa sinetron yang sukses di MNCTV seperti ‘Kun
Anta’, dan ‘Fatih di Kampung Jawara’.
Gambar
2. Logo MNC Pictures
(Sumber:
mncpictures.com, diakses 24 September 2019)
Tobali Putra Productions merupakan rumah
produksi yang sukses menghadirkan sinetron berjudul ‘Jodoh Wasiat Bapak’ di
ANTV. Sinetron yang sebelumnya berjudul ‘Jodoh Pengantar Jenazah’ ini mulai
tayang pada Sabtu, 22 April 2017 setelah ANTV kehilangan citranya sebagai
stasiun televisi penayang drama India. Tahun 2017, ANTV banyak menghentikan
pasokan drama Indianya karena perolehan rating
beberapa judul yang semakin memburuk. Strategi baru dengan menayangkan
sinetron stripping berhasil membuat ANTV mempertahankan eksistensinya dan membuat
‘Jodoh Wasiat Bapak’ dapat bertahan tayang selama 2 tahun.
Gambar
3. Logo Tobali Putra Productions
(Sumber:
tobaliputraproductions, diakses 24 September 2019)
MD Entertainment merupakan rumah produksi
yang sukses menghadirkan sinetron ‘Cinta Fitri’ di SCTV pada tahun 2007. Sinetron
tersebut pun bertahan hingga 7 season dan
ditayangkan oleh 2 stasiun televisi yaitu SCTV (season 1-6) dan Indosiar (Season
7). Tahun 2012, MD Entertainment mulai
aktif memasok sinetron untuk MNCTV dan berhasil menghadirkan beberapa sinetron
yang sukses seperti ‘Tendangan Si Madun’, dan sinetron kolosal berjudul ‘Raden
Kian Santang’. Tren perpindahan rumah produksi pada tahun 2017 juga turut
diikuti oleh MD Entertainment yang
melakukan perpindahan dari MNCTV ke TRANSTV. Nasib baik tak berpihak pada MD Entertainment karena performa
penayangan sinetron di TRANSTV tak sebaik performanya di MNCTV. Berada pada
naungan stasiun televisi yang baru tak berhasil membuat MD Entertainment kembali eksis dan aktif memproduksi sinetron
karena hanya beberapa judul saja yang tayang di TRANSTV. MD Entertainment hanya mampu memasok sinetron untuk TRANSTV dalam
hitungan bulan, selepas itu taka da sinetron baru yang tayang di stasiun
televisi tersebut.
Gambar
4. Logo MD Entertainment
(Sumber:
mdentertainment.co, diakses 24 September 2019)
Keempat
rumah produksi di atas merupakan pemilik sinetron dengan episode terpanjang di
Indonesia. Sinetron yang menjadi peringkat pertama dengan episode terpanjang
adalah Tukang Bubur Naik Haji The Series (TBNH
The Series) produksi ‘SinemArt
Productions’. Total episode yang
dibukukan oleh ‘TBNH The Series’ adalah
2185 episode dalam 1 season. Sinetron
yang menjadi peringkat kedua episode terpanjang adalah Tukang Ojek Pengkolan (TOP) produksi
‘MNC Pictures’. Total episode yang dibukukan oleh ‘TOP’ adalah 1998 episode
pada Kamis, 19 September 2019 dan masih tayang hingga saat ini. Sinetron yang menjadi peringkat ketiga
dengan episode terpanjang adalah Dunia
Terbalik (DT) produksi ‘MNC Pictures’. Total episode yang dibukukan oleh ‘DT’
adalah 1746 episode pada Kamis, 19 September 2019 dan masih tayang hingga saat
ini. Sinetron yang menjadi peringkat keempat dengan episode terpanjang adalah Anak Langit (AL) produksi ‘SinemArt
Productions’. Total episode yang dibukukan oleh ‘AL’ adalah 1319 episode pada
Kamis, 19 September 2019 dan masih tayang hingga saat ini. Sinetron yang
menjadi peringkat kelima dengan episode terpanjang adalah Jodoh Wasiat Bapak (JWB) produksi ‘Tobali Putra Productions’. Total
episode yang dibukukan oleh ‘JWB’ adalah 1040 episode dalam 1 season. Sinetron yang menjadi peringkat
keenam dengan episode terpanjang adalah Cinta
Fitri (CF) produksi ‘MD Entertainment’. Total episode yang dibukukan oleh ‘CF’
adalah 1002 episode dalam 7 season.
Rincian dari keenam judul sinetron yang telah membukukan lebih dari 1000 episode sebagai berikut:
Tabel
1. Sinetron terpanjang di Indonesia
(Diolah oleh: Ahmad Pujiaman, 2019)
No.
|
Judul Sinetron
|
Channel
|
Rumah Produksi
|
Jumlah Episode
|
Periode Tayang
|
Jumlah Season
|
Keterangan
|
1.
|
Tukang Bubur Naik
Haji The Series
|
2185
|
Senin, 28 Mei 2012
s.d. Selasa, 7 Februari 2017
|
1 Season (1717 Hari)
|
Terpanjang
ke-1 di ‘SinemArt Productions’ dan di ‘RCTI’
|
||
2.
|
Tukang Ojek
Pengkolan
|
1998*)
|
Sabtu, 25 April
2015 s.d. Sekarang
|
1 Season (1609 Hari)*)
|
Terpanjang
ke-1 di ‘MNC Pictures’ dan Terpanjang ke-2 di ‘RCTI’
|
||
Setiap Hari Pukul
19.30 WIB
|
|||||||
3.
|
Dunia Terbalik
|
1746*)
|
Kamis, 5 Januari
2017 s.d. Sekarang
|
1 Season (988 Hari)*)
|
Terpanjang
ke-2 di ‘MNC Pictures’ dan Terpanjang ke-3 di ‘RCTI’
|
||
Setiap Hari Pukul
21.45 WIB
|
|||||||
4.
|
Anak Langit
|
1319*)
|
Senin, 20
Februari 2017 s.d. Sekarang
|
1 Season (941 Hari)*)
|
Terpanjang
ke-2 di ‘SinemArt Productions’ dan Terpanjang ke-1 di ‘SCTV’
|
||
Setiap Hari Pukul
16.30 WIB
|
|||||||
5.
|
Jodoh Wasiat
Bapak
|
1042
|
Sabtu, 22 April
2017 s.d. Jumat, 26 Juli 2019
|
1 Season (798 Hari)
|
Terpanjang
ke-1 di ‘Tobali Putra Productions’ dan di ‘ANTV’
|
||
6.
|
Cinta Fitri
|
1002
|
Senin, 9 April 2007 s.d. Minggu, 28 November 2010 (Season 1-6 = 893 Episode) |
7 Season (1002 Hari)
|
Terpanjang
ke-1 di ‘MD Entertainment’ dan Terpanjang ke-2 di ‘SCTV’
|
||
Senin, 17 Januari s.d. Minggu, 8
Mei 2011 (Season 7 = 109 Episode)
|
-
|
Keterangan:
*). Periode Kamis, 19 September 2019
*). Periode Kamis, 19 September 2019
Tiga dari keenam sinetron tersebut berstatus masih
tayang di stasiun televisinya masing-masing. Tukang Ojek Pengkolan dan Dunia
Terbalik masih tayang di RCTI, sedangkan Anak Langit masih tayang di SCTV. Ketiga sinetron tersebut masih
eksis hingga saat ini dan perolehan rating-nya
masih terbilang cukup baik. Tukang Ojek
Pengkolan sebagai sinetron yang sudah tayang menjelang 5 tahun masih sering
menempati posisi 1 program televisi nasional dengan perolehan rating tertinggi. Tukang Ojek Pengkolan (TOP) dan Anak Langit (AL)
konsisten berada di top 10 program televisi nasional, sementara Dunia Terbalik (DT) harus berpuas diri
menempati peringkat ke-16. Turunnya rating
dan share ‘DT’ dipengatuhi oleh
adanya tayangan pertandingan sepakbola di salah satu stasiun televisi swasta
nasional. Episode Rabu, 18 September 2019 membawa Tukang Ojek Pengkolan (RCTI) meraih rating 3,8 dan share 17,5
persen, lebih unggul dari Cinta Karena
Cinta (SCTV) yang berada pada posisi 2 dengan perolehan rating 3,8 dan share 16,0 persen.
Gambar
5. Top 75 program drama televisi Rabu, 18 September 2019
(Sumber:
instagram.com/programtv_, diakses 23 September 2019)
Secara perolehan rating
dan share, ‘AL’ merupakan
sinetron yang menempati peringkat tertinggi pada jam tayangnya di slot 16.30
s.d. 18.30 WIB. Hal ini membuktikan bahwa sinetron di Indonesia akan terus berlanjut
penayangannya apabila perolehan data kepemirsaan yang didapatkan masih tinggi
pada jam tayangnya. Strategi apapun dilakukan untuk meraih target tertinggi dan
mempertahankan perolehan data kepemirsaan pada sinetron yang ditayangkan.
‘Sinetron Sepanjang Masa’ dengan ratusan bahkan ribuan episode akan tren utama
stasiun televisi dalam menayangkan sinetron yang meraih rating tinggi. (amd, 24/09/2019)













0 comments