LPP TVRI Nasional Ukir Sejarah Baru: Perjalanan Menuju Puncak
By amad - September 18, 2019
Stasiun televisi publik di Indonesia
sesuai dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 adalah Televisi Republik
Indonesia. Statusnya sebagai Lembaga Penyiaran Publik didapatkan pada tahun
2005 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 tentang Lembaga
Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (tvri.go.id). Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia
Nasional (LPP TVRI Nasional) yang hadir pada 24 Agustus 1962 merupakan stasiun
televisi pertama di Indoensia. LPP TVRI Nasional sudah memasuki usia yang
ke-57, perkembangan dari masa ke masa semakin membawa stasiun televisi publik
milik negara ini ke arah yang lebih baik.
Rebranding merupakan bukti bahwa LPP
TVRI Nasional sedang berbenah dan memiliki visi misi yang positif ke depannya. Tonggak
sejarah baru terjadi pada Jumat, 29 Maret 2019 yang merupakan tanggal
dipilihnya pelaksanaan rebranding LPP
TVRI Nasional beserta 29 stasiun penyiaran daerah yang dimiliki. Perhelatan Live Konser Musik Menggapai Dunia yang
diisi oleh beberapa bintang tamu nasional menjadi pengiring kelengkapan LPP
TVRI Nasional dalam memperkenalkan logo barunya. Logo baru tersebut diperkenalkan langsung oleh Direktur Utama LPP
TVRI Nasional, Helmy Yahya. Tak hanya melalui perubahan logo, namun harapan
yang diusung LPP TVRI Nasional sebagai media pemersatu bangsa dengan tujuan
mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia merupakan tujuan utama.
Logo
baru LPP TVRI Nasional (tvri.go.id)
Perubahan
pada tampilan diikuti dengan hadirnya beragam program acara baru yang
disuguhkan oleh LPP TVRI Nasional. Pola penayangan program baru dimulai sejak
tahun 2018, diawali oleh hadirnya season terbaru program unggulan LPP
TVRI Nasional seperti Dunia Dalam Berita pada Senin, 1 Januari 2018. Siapa
Berani yang merupakan kuis fenomenal dan telah menghadirkan ribuan peserta
selama penayangannya juga hadir kembali mulai
Senin, 9 Juli 2018. Perubahan pola susunan acara juga diikuti dengan hadirnya sederet
program baru lainnya yang turut memperkuat tujuan LPP TVRI Nasional untuk menarik
kembali perhatian pemirsanya.
Dunia Dalam Berita merupakan siaran program berita mancanegara di LPP TVRI Nasional yang menemani malam pemirsa setianya dengan sejumlah informasi baik dari dalam maupun luar negeri. Program tersebut tayang setiap hari Senin s.d. Jumat pukul 21.00 WIB dengan total durasi 30 menit.
Dunia Dalam Berita merupakan siaran program berita mancanegara di LPP TVRI Nasional yang menemani malam pemirsa setianya dengan sejumlah informasi baik dari dalam maupun luar negeri. Program tersebut tayang setiap hari Senin s.d. Jumat pukul 21.00 WIB dengan total durasi 30 menit.
Gambar
1. Poster program Dunia Dalam Berita
(Sumber: tvri.go.id, diakses
16 September 2019)
Sedangkan Kuis Siapa Berani merupakan program kuis
spektakuler sepanjang masa yang menghadirkan 100 peserta di setiap episode-nya.
Program tersebut tayang setiap hari Senin
s.d. Jumat pukul 19.00 WIB dengan total durasi 60 menit.
Gambar
2. Poster program Kuis Siapa Berani
(Sumber: tvri.go.id, diakses
16 September 2019)
Eksistensi program Dunia Dalam
Berita yang telah hadir sejak Jumat, 20 Juli 1973 dan Kuis Siapa Berani sejak
Senin, 4 Desember 2000 menjadi daya Tarik utama LPP TVRI Nasional menghadirkan
kembali kedua program tersebut pada prime time. Prime time yang
merupakan waktu utama stasiun televisi dalam menayangkan program unggulan
mereka menjadi sasaran yang tepat LPP TVRI Nasional dalam menempatkan
kedua program unggulan tersebut. Bedah
kualitas program dan berita berdasarkan keinginan publik diselenggarakan oleh
LPP TVRI Nasional bekerja sama dengan Lembaga Survei Iconesia. Survei tersebut
bertujuan untuk mengetahui persepsi, kritik, dan saran yang digunakan sebagai
bahan evaluasi dan juga perbaikan kualitas program LPP TVRI Nasional ke
depannya. Survei yang dilakukan meliputi judul, isi, kemasan, pembawa acara,
pengisi acara, dan jam tayang. Hasil dari program Dunia Dalam Berita dan
Kuis Siapa Berani mengenai jam tayang dalam survei tersebut adalah
‘sudah tepat’. Rekomendasi lain mengenai jam tayang kedua program tersebut
adalah perlu adanya penambahan penayangan Dunia Dalam Berita pada slot
pagi maupun siang, sedangkan Kuis Siapa Berani dapat juga ditayangkan
pada pukul 17.00 sore.
Kehadiran dua program unggulan sejak
tahun 2018 tersebut diikuti oleh tayangnya beberapa program unggulan lain LPP
TVRI Nasional dari genre yang berbeda-beda. LPP TVRI Nasional bekerjasama
dengan Discovery Channel dalam penayangan 200 jam program Discovery pada
prime time pukul 20.00 WIB mulai Senin, 1 April 2019. Program tersebut
kemudian berpindah jam tayang setiap hari Senin s.d. Kamis pukul 13.00 WIB dan
Sabtu pukul 09.30 WIB selama ramadan.
Gambar
3. Poster program Discovery
(Sumber: tvri.go.id, diakses
16 September 2019)
Selain Discovery yang hadir
pada tahun 2019, LPP TVRI Nasional banyak melakukan kerja sama dalam bidang
program diantaranya dengan Djarum untuk program Rumah Bulu tangkis mulai dari All England, Sudirman Cup,
World Championships, China Open, Malaysian Open, Japan Open, Denmark Open,
French Open, Fuzhou China Open, dan World Tour Final. Pemenuhan
segmentasi audiensi anak-anak dilakukan dengan menayangkan beberapa judul
kartun seperti Badanamu Cadets, Appu, Trains, dan Panda Fandafare. Hal ini sesuai dengan tujuan adanya
Lembaga Penyiaran Publik yang mengutamakan kepentingan publik dan selalu
memberikan unsur edukasi terhadap pemirsanya, tentunya dengan adanya kartun
ramah anak dan mendidik.
Perombakan
jajaran program yang tayang merupakan strategi baru di era kepemimpinan Helmy
Yahya selaku Direktur Utama LPP TVRI Nasional sejak tahun 2017. Selama kurun
waktu 2 tahun, LPP TVRI Nasional mengalami perkembangan yang cukup signifikan
dan tentunya ke arah yang lebih baik. Hasil dari perombakan program dapat
dilihat melalui data kepemirsaan yang didapatkan beberapa program baru LPP TVRI
Nasional. Data kepemirsaan atau yang biasa dikenal dengan istilah rating ini
dapat menjadi tolok ukur berkembangnya LPP TVRI Nasional dari segi penayangan
program. Dilansir dari situs resmi LPP TVRI Nasional mengenai perolehan audience
share pada minggu ke-34 (19 s.d. 25 Agustus) mencapai angka 1,70 yang naik
sebanyak 0,61 persen dari perolehan minggu ke-33 tahun 2018. Hal ini merupakan
kenaikan yang tak biasa LPP TVRI Nasional alami di tahun-tahun sebelumnya yang
hanya dapat mencapai audience share sebanyak nol koma. Perubahan audience
share pada rentang waktu tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel
1. Audience Share LPP TVRI Nasional VS Kompetitor
week 34 (19 s.d. 25 Agustus
2018), All Demo, 11 Kota
(Sumber: tvri.go.id, diakses
16 September 2019)
No.
|
Channel
|
Week 33
|
Week 34
|
I/D*)
|
1.
|
IVM
|
14.34
|
18.32
|
3.98
|
2.
|
SCTV
|
16.68
|
15.93
|
-0.75
|
3.
|
RCTI
|
14.77
|
13.73
|
-1.04
|
4.
|
ANTV
|
11.17
|
10.78
|
-0.39
|
5.
|
MNCTV
|
6.46
|
6.60
|
0.14
|
6.
|
TRANSTV
|
6.41
|
5.92
|
-0.49
|
7.
|
TRANS7
|
5.87
|
5.60
|
-0.27
|
8.
|
GTV
|
6.18
|
5.54
|
-0.64
|
9.
|
RTV
|
4.09
|
3.76
|
-0.33
|
10.
|
TVONE
|
3.52
|
3.24
|
-0.28
|
11.
|
NET.
|
2.52
|
2.20
|
-0.32
|
12.
|
METROTV
|
1.58
|
1.74
|
0.16
|
13.
|
TVRI NASIONAL
|
1.09
|
1.70
|
0.61
|
14.
|
KOMPASTV
|
1.43
|
1.34
|
-0.09
|
15.
|
INEWS
|
1.00
|
0.93
|
-0.07
|
Keterangan:
*). I/D: Increase (Kenaikan) dan Decrease
(Penurunan)
Tepat pada satu tahun berikutnya, LPP TVRI Nasional
kian naik dari perolehan audience share-nya. Minggu ke-34 (18 s.d. 24
Agustus) tahun 2019, LPP TVRI Nasional berhasil mencapai angka 2,46 yang naik
sebanyak 0,66 persen dari perolehan minggu ke-33 tahun 2019. Hal ini merupakan
pencapaian yang cukup baik dari tahun sebelumnya yang hanya dapat mencapai audience
share sebanyak 1,70. Perubahan audience share pada rentang waktu
tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel
2. Audience Share LPP TVRI Nasional VS Kompetitor
week 34 (18 s.d. 24 Agustus
2019), All Demo, 11 Kota
(Sumber: instagram.com/apnijayaputra,
diakses 17 September 2019)
No.
|
Channel
|
Week 33
|
Week 34
|
I/D*)
|
1.
|
SCTV
|
14.95
|
14.91
|
-0.04
|
2.
|
RCTI
|
12.82
|
13.68
|
0.86
|
3.
|
IVM
|
12.73
|
13.23
|
0.50
|
4.
|
ANTV
|
10.42
|
9.56
|
-0.86
|
5.
|
MNCTV
|
8.37
|
9.01
|
0.64
|
6.
|
TRANS7
|
8.06
|
7.10
|
-0.96
|
7.
|
GTV
|
6.98
|
6.68
|
-0.30
|
8.
|
TRANSTV
|
6.59
|
6.56
|
-0.03
|
9.
|
RTV
|
3.86
|
3.84
|
-0.02
|
10.
|
TVONE
|
2.46
|
2.68
|
0.22
|
11.
|
TVRI NASIONAL
|
2.46
|
1.80
|
0.66
|
12.
|
NET.
|
2.67
|
2.24
|
-0.43
|
13.
|
METROTV
|
1.44
|
1.28
|
-0.16
|
14.
|
INEWS
|
1.32
|
1.22
|
-0.10
|
15.
|
KOMPASTV
|
1.08
|
1.13
|
0.05
|
Keterangan:
*). I/D: Increase (Kenaikan) dan Decrease
(Penurunan)
Perolehan dua audience share di
atas membuktikan LPP TVRI Nasional mengalami kenaikan sejak melakukan rebranding
di awal tahun 2019. Urutan LPP TVRI Nasional dibandingkan televisi kompetitor
mengalami perubahan dari urutan ke-13 pada tahun 2018 menjadi urutan ke-11 pada
tahun 2019 dari total 15 stasiun televisi nasional yang ada di Indonesia.
Pencapaian LPP TVRI Nasional pada minggu ke-34 tahun 2019 ditandai dengan penayangan beberapa program baru. International Championships Cup (ICC 2019) dan Premier League merupakan dua judul program yang tayang pada kurun waktu tersebut. ICC 2019 tayang pada 17 Juli s.d. 10 Agustus 2019 dengan 12 club dan 18 pertandingan.
Pencapaian LPP TVRI Nasional pada minggu ke-34 tahun 2019 ditandai dengan penayangan beberapa program baru. International Championships Cup (ICC 2019) dan Premier League merupakan dua judul program yang tayang pada kurun waktu tersebut. ICC 2019 tayang pada 17 Juli s.d. 10 Agustus 2019 dengan 12 club dan 18 pertandingan.
Gambar
4. Poster promosi program International Champions Cup 2019
(Sumber: tvri.go.id, diakses
16 September 2019)
Sementara
itu, Premier League yang merupakan
liga sepakbola terbesar dan terbaik di dunia tayang
perdana di LPP TVRI Nasional pada tanggal 10 Agustus 2019. Tayangan perdana
Liga Inggris ini menandingkan klub sepakbola Liverpool yang berhadapan dengan Norwich.
Gambar
5. Poster promosi program Premier League
(Sumber: tvri.go.id, diakses
16 September 2019)
Dilansir dari web resmi Persatuan
Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), pertandingan yang disiarkan Mola TV
meliputi Timnas senior Indonesia hingga tingkat grassroot seperti kejuaraan Piala
Suratin. Selain pertandingan tersebut ada pula pertandingan kualifikasi untuk Piala
Dunia 2022 yang akan diselenggarakan di Qatar. Kerja sama berlangsung selama
tiga tahun dengan tujuan meningkatkan eksistensi kegiatan sepak bola nasional
di mata masyarakat. Hal ini menjadi alasan Mola TV harus menggandeng
stasiun televisi nasional agar kegiatan PSSI dapat dijangkau dan disaksikan
oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 Zona
Asia diikuti oleh 46 tim nasional yang merupakan anggota Asian Football Confederation (AFC). Proses kualifikasi melibatkan
empat ronde, dua ganda pertama digunakan sebagai kualifikasi untuk Piala Asia
2023 AFC. Ronde pertama diikuti 12 tim (peringkat 35-46) yang bermain merebutkan
enam pemenang yang maju ke ronde kedua. Ronde kedua diikuti 40 tim (peringkat
1-34 dan enam pemenang ronde pertama) dibagi menjadi delapan grup yang terdiri
dari lima tim setiap grupnya. Ronde kedua menempatkan Indonesia di Grup G bersama
dengan Thailand, Uni Emirates Arab, Malaysia, dan Vietnam.
Gambar
6. Logo Fifa World Cup Qatar 2022
(Sumber: tvri.go.id, diakses
13 September 2019)
September
2019, LPP TVRI Nasional ditunjuk Mola TV sebagai official host broadcaster yang memiliki hak siar tayangan Kualifikasi
Piala Dunia 2022 Zona Asia dan Piala Asia 2023. Laga
perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia dan Piala Asia 2023 tayang di semua
jaringan Mola TV (parabola dan digital) dan melalui jaringan LPP TVRI Nasional pada
hari Kamis, 5 September 2019 yang menampilkan Timnas Indonesia berhadapan
dengan Timnas Malaysia. Mola TV bekerja sama dengan LPP TVRI Nasional karena
stasiun televisi publik tersebut merupakan stasiun televisi nasional yang memiliki
jangkauan terluas di Indonesia.
Tayangan
babak kualifikasi piala dunia Indonesia VS Malaysia dipromosikan melalui
seluruh media sosial resmi milik LPP TVRI Nasional. “Update laga pertandingan Timnas Indonesia VS Malaysia dalam ajang Babak
Kualifikasi Piala Dunia 2022 akan mulai ditayangkan pukul 19.00 WIB dan TVRI
menjadi broadcaster partner Mola TV
menyiarkan pertandingan Timnas untuk 2019-2022. Inget jangan sampai kalian
ketinggalan laga pertama kualifikasi piala dunia antara tim nasional Indonesia
dan Malaysia di TVRI dan Mola TV Kamis 5 September pukul 19.00 WIB. TVRI media
pemersatu bangsa #timnasdiTVRI #mediapemersatubangsa”
tulis akun @tvrinasional di media sosial Instagram.
Gambar
7. Jadwal pertandingan Indonesia VS Malaysia
(Sumber:
instagram.com/tvrinasional, diakses 17 September 2019)
Hasil dari pertandingan yang diselenggarakan di Gelora Bung
Karno antara Indonesia melawan Malaysia adalah 2 : 3, kemenangan untuk Timnas
Malaysia. Timnas Malaysia mendapatkan 2 gol dari Mohammadou Sumareh dan 1 gol
dari Ahmad Syafiq.
Tayangan perdana
babak kualifikasi Piala Dunia 2022 tersebut disambut baik oleh seluruh lapisan
masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti dari perolehan rating program yang mencapai angka 5,8 dan share program mencapai angka 21,8 persen pada Kamis, 5 September
2019. Pertama dalam sejarah pertelevisian Indonesia setelah 30 tahun, program LPP
TVRI Nasional dapat kembali merasakan menjadi top program dengan menempati rating 1 dari seluruh program yang
tayang pada hari tersebut. Hal ini dibenarkan juga oleh Apni Jaya Putra selaku
Direktur Program dan Berita LPP TVRI Nasional dalam cuitannya di media sosial Twitter
yaitu “Alhamdulillah TVRI kembali No 1 sejak 30 Tahun terakhir. Sujud Syukur
sama Allah.”, cuitan ini disertai gambar pendukung yang membuktikan
perolehan rating program tersebut.
Gambar
8. Top 10 program televisi Kamis, 5 September 2019
(Sumber:
instagram.com/tvrinasional, diakses 17 September 2019)
Beberapa program yang biasanya mendapatkan rating tinggi harus rela bergeser posisi
atas hadirnya pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia VS Malaysia. Tukang Ojek Pengkolan (RCTI) yang
merupakan sinetron dengan perolehan rating
pertama paling sering harus rela bergeser ke posisi ketiga dengan perolehan
rating program 3.7 dan share program 14.3 persen. Sementara itu,
beberapa judul sinetron yang masih menempati top 10 program televisi nasional
yaitu Cinta Karena Cinta (SCTV), dan Anak Langit (SCTV) yang menempati posisi
kelima dan ketujuh. (amd, 18/09/2019)









0 comments